A. Indahnya Berbagi

LATAR BELAKANG

Pemurah itu dekat dengan Allah, dekat dengan sesama manusia, dengan syurga dan jauh dari neraka. Sebaliknya orang kikir, jauh dari Allah, jauh dari manusia tetapi dekat dengan neraka. (HR. Tirmidzi).

Satu makna dengan hadist di atas bahwa manusia diperintahkan untuk saling memberi dengan sesamanya. Sebagai makhluk sosial tentu kita akan dekat banyak orang, mempererat silaturahmi dengan saling memberi dan berkasih sayang. Sebagai makhluk Allah kita dijanjikan Syurga dan dijauhkan dari neraka. Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?

Dalam kehidupan yang kita jalani, diperlukan kontribusi yang nyata untuk memahami dan peduli akan hal tersebut. Zakat, infak, shodaqoh adalah salah satu bentuk visualisasinya. Guna mengoptimalkan serta memfasilitasi kegiatan tersebut, maka dibutuhkan suatu wadah untuk dapat menjalankan program tersebut.

Jalinan persahabatan dan silaturahmi yang telah lama kita bina, semoga saja selalu mendapat berkah dari Allah, dan tentunya akan sangat lebih bermakna lagi jika apa yang telah kita bina bisa memberikan manfaat untuk orang lain. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain.

Selain itu juga, dari jalinan silaturahmi dan persahabatan yang kita bina yang awalnya dari satu daerah yang sama, namun kini sudah terpencar ke berbagai wilayah. Setidaknya kita masih punya rasa cinta terhadap daerah masing-masing. Namun yang menjadi pertanyaan, apa yang bisa kita perbuat untuk daerah kita tercinta? Kontribusi seperti apakah yang sudah kita berikan untuk membangun daerah kelahiran kita?

Dari pemikiran semacam inilah, maka muncul suatu gagasan untuk sedikit bisa memberikan apa yang bisa kita berikan untuk daerah kita tercinta terutama untuk masyarakat yang tinggal di daerah kita. Selain itu juga untuk lebih mempererat jalinan persahabatan dan silaturahmi diantara kita, agar bisa lebih barokah.

Kegiatan berbagi memang bisa dilakukan dimana saja. Namun tiada salahnya jika dari persahabatan yang kita bina, bisa melakukan kegiatan berbagi secara bersama-sama dalam satu wadah.

  BENTUK KEGIATAN

  • Bantuan Pendidikan Anak Yatim, Piatu & Dhua’afa
  • Bantuan Operasional Musholla/Masjid/Madrasah
  • Kegiatan sosial lainnya

 DISTRIBUSI

  1. Dari dana yang terkumpul, nantinya disalurkan kepada yang disebutkan pada butir “Bentuk Kegiatan” ke daerah kita tercinta (Bumiayu, Paguyangan, Sirampog, Tonjong).
  2. Penyaluran dana dilakukan setiap satu bulan sekali sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan disertai tanda bukti yang syah.
  3. Penyaluran dana dilakukan dengan menggunakan sistem Rotasi ke daerah-daerah yang berbeda setiap bulan penyaluran.

 SUMBER DANA

  1. Dana berasal dari iuran bulanan para donatur/anggota yang telah bersedia mengikuti program ini minimal sebesar Rp 20.000,- (Dua puluh ribu rupiah) tiap bulan, dan dikirimkan ke rekening Indahnya Berbagi, BRI a/n: Rohayah Ika Nur Isnaeni, No. Rek: 0190-01-000038-52-5. atau dilakukan setoran secara langsung ke bendahara Program “Indahnya Berbagi”.
  2. Dermawan dari luar/Donatur Spontan.

WAKTU PENGUMPULAN DAN PENYALURAN DANA

  1. Pengumpulan dana dari para donatur dilakukan setiap bulan antara tanggal 1 – 15.
  2. Penyaluran dana dilakukan setip bulan antara tanggal 16 – 30.
  3. Harap melakukan konfirmasi, setelah melakukan proses transfer ke Pengurus Indahnya Berbagi (0856 91365525)

PENGELOLA DANA

Pada dasarnya kegiatan ini adalah milik kita bersama, sehingga pengelolaannya pun menjadi tanggung jawab bersama. Namun karena mengingat banyak dari para anggota yang tidak berdomisili di daerah penyaluran, maka pengelolaan dana diserahkan kepada sahabat yang berdomisili di wilayah penyaluran (Bumiayu dan sekitarnya), yaitu:

  1. Fadjar Adi Wibowo (Bumiayu)
  2. Mabruri (Sirampog)
  3. Rohayah Ika Nur Isnaeni (Bumiayu)
  4. Gina Arlina (Bantar Kawung)
  5. Septian Budi (Tonjong)
  6. Sukman Dyah Kartika (Paguyangan)
  7. Wiwit (Paguyangan)

PENUTUP

Demikian program kegiatan indahnya berbagi untuk daerah kita tercinta. Perlahan tapi pasti, semoga nanti ke depannya kita bisa memberikan semacam kail untuk mereka, bukan ikannya langsung. Semoga Allah merestui dan memberkahi, sehingga Allah akan memudahkan langkah bagi orang-orang yang akan berjalan di jalan-Nya.

 “Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah SWT adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada setiap tangkai terdapat seratus biji.”

(Al Baqarah: 261)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: